Archive for June 3, 2008

How to protect your creative ideas?

Posted in Media on June 3, 2008 by emjaiz

Ide Kreatif anda dicontek?Konsep anda dicolong? Judul acara nama anda dibajak? Ini persoalan klasik yang sering kita hadapi dalam dunia pertelevisian di Indonesia. Contek menyontek konsep acara televisi menjadi santapan lezat para produser/penulis skenario/konseptor program/programer stasiun/Sutradara televisi/dan para profesional yang sedang “hilang kreativitas” atau memasuki “titik jenuh berkreatiftas”. Mereka secara sengaja maupun tidak sengaja terpaksa menghalalkan pembajakan terhadap berbagai ide-ide acara produksi lokal maupun internasional demi dan atas nama
kreativitas. Read more »

ASPEK SIMBOLIS PADA PELUNCURAN TVOne (EKS LATIVI)

Posted in Media on June 3, 2008 by emjaiz

Peluncuran TVOne pada persis “Hari Valentine”, 14 Februari 2008, mendapat perhatian khusus di kalangan para praktisi media TV. Stasiun TV yang merupakan “metamorfosis” dari Lativi ini merekrut banyak praktisi media dari stasiun TV lain, terutama dari Trans TV. Tak heran, jika banyak crew News Trans TV yang mengamati acara peluncuran itu lewat monitor di kantor Trans TV. Read more »

4 Perusahaan Periklanan Terbesar Di Dunia

Posted in Periklanan on June 3, 2008 by emjaiz

Sembilan Elemen Jurnalisme

Posted in jurnalisme on June 3, 2008 by emjaiz

HATI nurani jurnalisme Amerika ada pada Bill Kovach. Ini ungkapan yang sering dipakai orang bila bicara soal Kovach. Thomas E. Patterson dari Universitas Harvard mengatakan, Kovach punya “karir panjang dan terhormat” sebagai wartawan. Goenawan Mohamad, redaktur pendiri majalah Tempo, merasa sulit “mencari kesalahan” Kovach. Read more »

Byline dan Tagline

Posted in jurnalisme on June 3, 2008 by emjaiz

Oleh Andreas Harsono

Ceritanya, 15 Desember lalu Bill Kovach, salah satu penulis buku Sembilan Elemen Jurnalisme dan seorang wartawan terhormat di Amerika, datang ke kantor harian Kompas. Kovach menemui Jakob Oetama dan Suryopratomo, masing-masing pemimpin umum dan pemimpin redaksi Kompas, di ruang kerja Oetama untuk diskusi selama satu jam, lantas Kovach menemui sekelompok wartawan Kompas untuk berdiskusi di sebuah ruang rapat. Ada sekitar 15 wartawan Kompas ikut di sana. Read more »

MEDIA DAN PEMANTAUAN PILKADA

Posted in Media on June 3, 2008 by emjaiz


Pers memiliki berbagai macam peran. Peran pertama dan utama adalah menyiarkan informasi (to inform), entah informasi tentang peristiwa yang terjadi, gagasan, atau pikiran orang. Orang membaca suratkabar terutama karena ingin mencari informasi. Read more »

MENULIS UNTUK MEDIA WEB – BAGI PRAKTISI HUMAS / PUBLIC RELATIONS

Posted in Media on June 3, 2008 by emjaiz

Web Audience secara umum:

Secara teoritis, web audience adalah siapa saja yang bisa mengakses Web. Sebagai definisi, ini terlalu luas untuk dimanfaatkan secara praktis. Maka berdasarkan riset (di Amerika), diketahui bahwa publik di web umumnya memiliki ciri sebagai berikut: Read more »

Polemik Sejarah Pers Indonesia

Posted in jurnalisme on June 3, 2008 by emjaiz
Kapan hari jadi pers Indonesia? Sebagian orang mempertanyakan kriteria “pers Indonesia,” atau kalau pun mau aman, lebih tepat disebut “pers di Indonesia.” Ini bisa dimulai oleh surat kabar Bataviasche Nouvelles, yang terbit 1744-1746, di kota Batavia, Pulau Jawa. Kemungkinan besar Bataviasche Nouvelles adalah suratkabar pertama yang terbit di Pulau Jawa zaman Hindia Belanda. Pulau Jawa hari ini adalah bagian dari Indonesia. Read more »

PERKEMBANGAN INDUSTRI MEDIA DAN KURIKULUM ILMU KOMUNIKASI DI PERGURUAN TINGGI

Posted in jurnalisme on June 3, 2008 by emjaiz

Perkembangan terkini dalam dunia jurnalistik dan industri media menuntut penyesuaian dan pembaruan dalam kurikulum pendidikan Ilmu Komunikasi di perguruan tinggi. Hal ini khususnya berlaku bagi mahasiswa program S-1 yang memilih konsentrasi Jurnalistik, selain Public Relations dan Periklanan. Read more »

FILIPINA, NEGARA PALING BERBAHAYA BAGI JURNALIS DI LUAR ZONA PERANG

Posted in jurnalisme on June 3, 2008 by emjaiz

Kita sering mengeluh, bahwa kebebasan pers di Indonesia masih terancam. Namun, kondisi Indonesia sebenarnya belumlah seseram di Filipina, di mana nyawa para jurnalis terkesan tak ada harganya. Mungkin tak berlebihan jika dikatakan bahwa “Filipina adalah negara yang paling berbahaya bagi jurnalis di luar zona perang.” Padahal pers Filipina sering disebut sebagai “pers yang paling bebas di Asia.” Read more »