Archive for the Budaya Pop Category

Semiotika Desain Oblong Dagadu Djokdja

Posted in Budaya Pop on September 10, 2008 by emjaiz

Oleh Sumbo Tinarbuko

PENDAHULUAN

Apa yang akan Anda katakan ketika melihat goresan garis elips dengan lingkaran bulat di tengahnya, kemudian bagian atas dari objek tersebut dihias enam goresan garis ekspresif yang menengadah ke atas, sedangkan bagian bawah ditutup dengan garis lengkung sejajar torehan garis elips.

Bagi Anda masyarakat Yogyakarta, warga di luar pagar nagari Ngayogyakarta Hadiningrat, atau setidaknya pernah bertandang ke kota pelajar dengan serta merta akan mengatakan, ‘’Dagadu Djokdja’’. Read more »

Cultural Studies

Posted in Budaya Pop on August 26, 2008 by emjaiz

Istilah Cultural Sudies pertama kali dicetuskan oleh Stuart Hall professor sosiologi di Open University, Milton Keynes, Inggris. Hall mengkritik para ilmuwan komunikasi yang mayoritas menggunakan pendekatan empiris, kuantitatif, dan cenderung hanya melihat hubungan kausalitas dalam praktek komunikasimassa. Menurutnya, mereka gagal untuk melihat apa yang seharusnya menjadi penting di dalam pengaruh media massa terhadap masyarakat. Pengaruh media massa tidak dapat dilihat hanya melalui survey terhadap pembaca surat kabar, pendengar radio atau penonton televisi. Karena persoalannya ternyata lebih dari itu. Read more »

Monkey Kick Off

Posted in Budaya Pop on June 11, 2008 by emjaiz

Cuman mau posting game asik yang linknya dikasih oleh om Beta.

Game – Monkey Kick Off

Ayooo…kalau bisa
kalahkan saya!

“AYAT-AYAT CINTA” TAKLUKKAN BIOSKOP DI ASIA TENGGARA (Disiapkan AAC versi Extended-nya)

Posted in Budaya Pop on May 30, 2008 by emjaiz

Film Ayat-Ayat Cinta (AAC) kini sudah diputar di bioskop-bioskop Asia Tenggara. Hari Senin, 24 Maret 2008, film ini mulai tayang serentak di sejumlah negara Asia Tenggara ( Singapura , Malaysia , Brunei Darussalam, dan lain-lain). Antusiasme penonton benar-benar luar biasa. Read more »

KONSER

Posted in Budaya Pop on May 30, 2008 by emjaiz

Kata “Concert” memang terkesan domainnya “Off-Air Event”.
Artinya, jauh sebelum era televisi muncul di tahun 1930an,
pertunjukkan Off-Air Konser Musik sudah lebih dulu ada. Dan kalau
kita mengukur dari sejarah televisi Amerika, “Off-Air Event” ini
sudah lebih dulu di “On-Air”kan lewat Radio CBS,NBC dan ABC terutama
masa2 perang dunia ke 2 dimana konser musik seringkali dijadikan
Dogma Propaganda baik oleh Hitler, Jepang maupun Amerika. Read more »

SMS pun Kian Mencekik

Posted in Budaya Pop on February 28, 2008 by emjaiz


Pernahkah kalian satu kali sedang asyik berkirim sms dengan teman, baru beberapa kali kirim, pulsa langsung kritis. Ya, ini memang sudah menjadi gejala sehari – hari yang kita hadapi sebagai pengguna handphone, namun hal tersebut belakangan ini sedang dibahas pemerintah sebagai tindakan yang melanggar hukum, bagaimana tidak ? dewasa ini tarif sms antar operator berkisar Rp 100 – 350,- dan ini pun ditambah perang tarif yang tidak jelas rimbanya, padahal pemerintah menetapkan tarif sms minimal hanya Rp 76,- antar operator. sebagai sampel, ambil telkomsel dengan tarif sms tertinggi Rp 350,- X 82 orang = Rp 28.700,- per hari, sementara kalau menurut standar Rp 76,- X 82 = Rp 6232,-. Seperti yang dilansir KOMPAS beberapa waktu lalu bahwa kejadian ini ternyata telah berlangsung sejak 2003 lalu, yaitu sejak 30 % saham perusahaan selular terbesar indonesia dibeli oleh Singapura lewat PT Temasek Holdings Co. Pemerintah menemukan beberapa kejanggalan soal penetapan tarif sms oleh masing – masing operator yaitu :1. Tarif tidak sesuai dengan standar2. Terjadi praktik monopoli oleh salah satu operator terbesar yaitu telkomsel 3. Penarikan keuntungan yang berlebih kepada konsumen 4. Antara harga dan fasilitas tidak sebanding yang diterima konsumen Terhitung sejak awal Desember lalu, pemerintah memberi sanksi kepada Telkomsel, Indosat dan Excelcomindo untuk menurunkan tarif sampai setengah dari tetapan pemerintah. Dan yang mematuhinya adalah telkomsel dengan meluncurkan produk dengan tarif Rp 0,5 ,- per detik. Lho itu kan baru tarif percakapan, bagaimana dengan sms ? sejauh ini telkomsel masih mengunggulkan produk dengan tarif Rp 99,- per sms. Lalu apakah ke depannya seluruh operator akan memangkas tarif sampai standar ? kemungkinan besar ya, sebab melihat operator selular di luar negeri, baik percakapan maupun sms sudah jauh lebih murah dibanding kita.

Interview with Cinta Laura

Posted in Budaya Pop on February 26, 2008 by emjaiz


Once upon a time…
Yes, akhirnya aku bisa wawancara dengan idola anak muda masa kini! Weits, siapa lagi kalo bukan Cinta Laura Kiehl, you damn right guys! Aduh aku grogi banget nih *mata kedip-kedip* apalagi ini wawancara pertama kali ma artis sejak aku keterima jadi wartawan infotainment Chek & Bechek. Baiklah, kita mulai ya…

Dimas : “Halo Cinta, dueh cantik banget nih…” *senyum lebar*
CL : *bibir mulai seperti cumi-cumi* “Thanks Diymash… So what can I banchu?”
Dimas: “Cinta, udah punya boyfriend baru belum nih?”
CL: “Hm beylumh… By teh way akhu gak suka dengan iscilah boyfriend.. Aku lebih suka disebut cheman dekat.. Cheman buat punching, running, lari lari kecil.”
Dimas: *duh pacaran aja ma anjing pelihar aan * “Oh gitu… Terus udah gak ma Darwin ya sekarang?”
CL: “Ichu bechul!”
Dimas: “Lho kenapa dulu bisa suka?” *wajah penasaran*
CL: “Kayrena Darwin itu smart, pinthar.”
Dimas: *du du du, sama aja kali jeng smart ma pintar* “Loh padahal dulu kalian tuh mesraaaa banget! Apalagi waktu itu sempet ngasi hadiah ultah ke dia, iya kan?”
CL: “Ichu bechul. Duylu semphet thingking mauh kasyih perfume, tapih kacha mama akhu, perfume ichu wanginya gak longlasting… Jadi mendingan kasi bracelet from platina.”
Dimas: *kepala udah mulai pusing* “Hm Cinta, maaf nih, kamu kok memang susah ya ngomong pakai bahasa Indonesia?”
CL: “Akhu bukannya cannot speak in Indonesya aan bahaawsaa, cuwwma prefer talk in english, its fun you know!”
Dimas: *senyap* “Oh I know… I know… Cerus… Eh terus Cinta, dulu jaman bulan puasa katanya suka berbuka dengan sushi atau puding, masih suka makan itu?”
CL: “Cool! Kamhu ingeth ajya. Chuuushyyyii sama phudding scrawberry my favorite food kharena vaicheminnya shama pruceinnya chukup, in my school ithu makhanannyha lhengkhap and enhak enhak bhanghet! Sebencar…. Guys.. I would like to eat sussccchhyyyiiii. . . Wanna?!” *Cinta berteriak ke temen-temen kru shootingnya*
Dimas: *sialan aku gak ditawarin* “Tapi Cinta, denger-denger kamu punya penyakit maag, kalo kambuh beli obat dimana dong?”
CL: “Chintah engga tauh yah soalnya sama mamah engga boleh belyi obathh warungh gethu seh …. I prefer beli di aphoteg. Taphi sempeth wakcu kambuh Chintah confused belyi obath.”
Dimas: “Lho kenapa?!”
CL: “Cause di luar ujy aan , becyegh, gak ada ojyegh….”
Dimas: *pengen ngelempar mic ke mukanya* “Oh gitu… Eits hampir lupa. Selamat ya, Cinta kan mau maen film perdana Oh Baby, seru banget sepertinya, jadi dancer kan ceritanya? Susah gak perannya?”
CL: “Akhu emanghh bissya denss jadi gak susyahh.”
Dimas: “Terus kok pake acara fitness segala buat persiapan, kenapa gitu?”
CL: “Mewrekha syih ghak syuruh akhu apha-apha, ghak syuruh akhu fitness, merekha bilhang badan akhu udah bagus, taphiy akhu aja yang puenghen, cause you know, maysa denser badhannya biasa aja, harusnya sesuatu speccciall dhong! Apalaghi salah sacu pemainnya disicu berocot bangeth capi cowok, so fantastic!, Boom, aku ghak mau kalah! Hihihi.” *CL tertawa dengan semangatnya*
Dimas: *gak tau mau ngomong apa lagi* “Terus Cin, gak capek fitness gitu?”
CL: “Aghak sedikit linyu-linyu capi sehabis training akhu gak ngerasa chapeck sayma sekali, I dont know mungkyin kareyna akhu dulhu memang athelete banget crus sering banget olah rayga, buat akhu iniy secelah habis training gak capheck sama sekaliy.”
Dimas: *semakin merasa menyesal* “Cerus… Eh terus kalo dah sixpack mau ngapain dong?”
CL: “Nanthi kalo udah dapath six pack akhu mau mancain sixpack aku and you know, jangan sampe makanannya ghak koncrol lagi, aku ghak mau, kareyna akhu mau always look really good, haha…” *mulut cumi-cuminya bergetar hebat*
Dimas: *tatapan ngeri* “Baiklah Cinta, makasih ya untuk waktu wawancaranya. Ada pesan-pesan buat penggemar di rumah?”
CL: “I just wanna say selamat caun baryu walau udah lewat.. Wish all your wishes come true… Yeahh… Rock on!”
Dimas: *aku menyesal menjadi wartawan infotainment… *

Note: Semua jawaban Cinta Laura dikompilasi dari interview nyata para wartawan infotainment yang luar biasa tabah. Buat Cinta Laura sayang, not hurt feeling ya darling, daku tetep penggemar beratmu, ini cuma iseng kok, cause its fun! Yeahh…

Fenomena Cinta Laura

Posted in Budaya Pop on February 25, 2008 by emjaiz

Kasihan juga nih si Cinta Laura jadi ‘bulan-bulanan’ di internet gara-gara sok berbahasa Inggris, tapi amburadul Inggrisnya. Read more »

Apa itu Cinta? (Suara Mereka yang tak Terdengar)

Posted in Budaya Pop on February 13, 2008 by emjaiz

Setiap tanggal 14 Pebruari kita merayakan hari Valentine, hari cinta. Cinta oh cinta. Adakah manusia yang bisa hidup normal tanpa cinta? Read more »

Cinta

Posted in Budaya Pop on February 13, 2008 by emjaiz

APA yang sama antara cinta dan mi instan atau sampo?

Jawabnya: kini semuanya tersedia dalam aneka paket, kemasan, merek dan imitasi. Di zaman ini makin langka barang yang asli, tunggal, unik atau seragam. Ini bukan hanya dialami PDI, NU, HKBP, dan UKSW. Ada PNI Lama/Baru. Juga Masyumi. Konon ada komunis gaya lama/baru. Hari Valentine (14 Februari) menyajikan versi baru untuk apa yang lama
bernama cinta. Read more »