Iklan Media Lokal Diprediksi Melonjak

Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI) memprediksi iklan media lokal tahun ini meningkat tajam. Penggunaan media lokal dinilai lebih cocok untuk menyentuh pasar sesuai dengan karakter daerah.

Sekretaris Jenderal PPPI, Irfan Ramli, menuturkan produsen pengguna jasa layanan biro iklan membidik peluang periklanan di daerah. “Pengusaha berpandangan lebih baik fokus pada daerah yang penjualannya masih kurang,” kata Irfan.

Apalagi ongkos iklan di media nasional tak sebanding dengan kemampuan media menggaet konsumen di daerah tertentu. Tapi Irfan tak bisa memastikan besaran peningkatan penggunaan media lokal sebagai sarana iklan.

Meski begitu, ia mengingatkan, potensi peningkatan iklan lewat media lokal sangat bergantung pada kemampuan media itu menyediakan konten yang menarik pasar. Itu sebabnya, media lokal tetap dituntut kreatif untuk menggaet pengiklan.

Hasil penelitian AGB Nielsen pada semester I 2007 (Januari-Juni) di 10 kota besar menunjukkan peningkatan iklan di televisi lokal. Sepuluh kota itu adalah Jakarta, Bandung, Denpasar, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, Palembang, dan Banjarmasin.

Kecuali televisi lokal di Bali (Bali TV), rata-rata televisi lokal lainnya naik perolehan iklannya. Jaktv yang semula hanya 29.964 menjadi 35.447 kali tayang, Bandung TV dari 11.019 menjadi 14.704 kali tayang.

Adapun Cakra (Banten) dari 5.807 menjadi 11.572, Jtv (Surabaya) 35.092 menjadi 39.987 kali tayang, Yogyakarta dari 18.486 menjadi 25.167. Sedangkan Bali TV semula 36.225 turun menjadi 32.428 kali tayang.

Direktur Jogja-TV, Dewa Made Budi, mengungkapkan pendapatan iklan di stasiunnya naik 18,5 persen tahun lalu, jika dibandingkan 2006 yang Rp 1,34 miliar. Setengahnya pesanan dari Jakarta.

“Iklan nasional meningkat seiring kepercayaan pengiklan bahwa televisi lokal sanggup memasarkan,” katanya kepada Tempo. Jogja-TV mentargetkan tahun depan pendapatan iklan naik 30-40 persen.

Namun, porsi iklan nasional di Bandung-TV tak beranjak dari 15 persen. Meski secara keseluruhan pendapatan iklan meningkat 40 persen. “Tahun depan kami targetkan iklan naik 60 persen,” ujar direktur utamanya, Usdiarsyah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: