Materi Iklan Televisi Harus dari Dalam Negeri


Menteri Komunikasi dan Informatika, Sofyan Djalil, mengatakan penerapan aturan itu untuk memacu perkembangan industri periklanan nasional. “Saat ini iklan kita didominasi oleh iklan produksi asing,” kata Sofyan di Jakarta, Selasa (17/4) malam.

Dia menjelaskan keharusan menayangkan iklan produksi dalam negeri itu akan diatur dalam sebuah peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika. Peraturan ini akan berlaku untuk semua jenis media penyiaran, termasuk penyelenggaraan siaran televisi berbayar.

Peraturan itu, kata Sofyan, sebagai petunjuk pelaksana penayangan iklan yang diatur dalam Undang-Undang Penyiaran. Pemberlakukan peraturan itu akan melalui tahap transisi selama enam bulan hingga satu tahun. Masa transisi ini untuk menghabiskan kontrak penayangan iklan televisi yang sudah berjalan sebelumnya.

Namun, kata dia, tidak semua jenis iklan harus diproduksi di dalam negeri. “Ada iklan-iklan khusus seperti dari organisasi internasional yang memang harus dibuat di luar negeri,” ujar Sofyan.

Ketua P3I Narga S. Habib menanggapi positif rencana ini. Namun ia menyangsikan ketentuan itu bisa sejalan dengan kebutuhan pasar. “Sebab di zaman globalisasi saat ini sulit membuat penegasan (menerapan peraturan),” seperti itu,” ujarnya. (Sumber : Tempo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: