JINGLE, SAMAKAH DGN LAGU IKLAN ?


Orang seringkali menyamaratakan jingle dengan iklan yang berbentuk lagu. LOh? Emangnya beda ya?! Astaganaga. Ternyata banyak pula mereka yang sudah menyandang predikat ‘copywriter’ sendiri pun ada yang belum tahu!

Definisi tentang jingle ini saya dapat dari mentor saya dalam suatu workshop bertajuk “Radio Workshop” yang diadakan selama seminggu. Beliau ini adalah mantan creative director yang akhirnya buka usaha dan mengkhususkan dirinya pada “radio spot writing anda producing”. Gilingan… kalo di Indonesia, bisa survive ngga ya usaha Jbegini?
‘Jingle adalah pengulangan NAMA BRAND dan SLOGAN dengan ritme tertentu’
sedangkan ‘Lagu iklan adalah iklan yang dinyanyikan dengan melodi tertentu’. Begitulah kiranya. Jelas ngga?

Pakem ini sepertinya disetujui oleh banyak fihak termasuk client. Pernah dalam suatu presentasi script jingle, client sampai ‘menghitung’ berapa kali merk-nya disebut! Waduh! Ini client betul-betul ngerti apa artinya jingle, ngga heran sih dia jadi national marketing manager-nya suatu grup rokok terkenal!

Jingle biasanya diperlukan ketika stage of lifecycle dari produk tsb. masih sangat muda. Contoh: pada saat launch. Sehingga, diperlukan peningkatan awareness secara cepat terhadap nama brand, dan juga slogannya (ingat, slogan is a positioning of the product).

Lantas, pada saat seperti apa lagu iklan diperlukan? Ini pertanyaan menarik, karena saya yakin tidak mudah menjawabnya..:)
Pada dasarnya, lagu iklan diciptakan untuk menambah daya tarik pada brand tsb. Ada kiat yang menarik tentang lagu iklan ini… if you can’t sell anything, just sing it! Jadi, lagu iklan sangat direkomendasikan bagi produk-produk yang so so, yang biasa-biasa aja, yang ngga punya USP, yang juga disebut sebagai ‘parity products’.

Lagu iklan juga bisa menjadi ‘pelarian’ bagi copywriter yang tak mampu membuat ide besar dalam spot radionya..:)

Nah, kalau dirumusin, maka rumus JINGLE adalah: brand name, brand name, brand name, slogan, slogan, slogan, brand name, slogan, brand name, slogan….lalalala…brand name, slogan, brand name slogan… dst.
Sedang AD SONG adalah: product benefit, product benefit, product benefit,
product benefit, product benefit, …dst lalu diakhiri dengan brand name slogan.

Begitulah kir-kira…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: