TERLAMBATKAH SAYA BELAJAR JADI COPYWRITER ? SEASON -2

Oleh : Nunu

Ciiih…! Judulnya kayak film Smallville aje! Pake season-season-an. Hahaha..!

Postingan ini saya dediskasikan untuk seseorang yang saya hormati, yang menghubungi saya beberapa waktu lalu. Beliau adalah seorang mantan direktur di suatu lembaga kenegaraan (mantan pejabat neeeeh…!) Usianya sudah kepala 6 mendekati 7, seusia om saya lah… Tapi, yang membuat saya terkesima adalah… beliau masih mau belajar copywriting! Sungguh. Saya betul-betul merasa terhormat. Apalagi setelah saya lihat embel-embelnya, boooook…! Pernah mendapat piala citra untuk penulisan scenario, pernah mendapat sertifikat penulisan berbahasa Inggris, titelnya pun segambreng! Ck…ck…ck… Tabik, dah.

Ketika beliau menanyakan kepada saya, APAKAH SUDAH TERLAMBAT untuk BELAJAR JADI COPYWRITER, maka inilah jawaban saya; jawaban yang mungkin bisa bermanfaat juga buat yang lain.. yang memiliki kegundahan yang sama.

Sejujurnya ya om, pendapat pribadi saya yang suka belajar ini: tak pernah ada kata terlambat untuk belajar, itu benar. Persis seperti tulisan saya di blog: ada umur kronologis, dan ada umur biologis. Ibu saya lahir tahun 1939, namun secara biologis, staminanya jauh lebih baik dari saya. Beliau tak pernah mau memekai pembantu meski rumahnya tiga kavling luasnya. Kemauanya untuk mempelajari gadget canggih pun masih ada. Hebat. Jadi, kalau yang kita bahas adalah BELAJAR nya… ya, itu tadi, kagak ada matinye…!(istilah orang Betawi). Sebab ilmu pengetahuan TIDAK PERNAH MEMBUTUHKAN ALASAN untuk dipelajari. Setiap ilmu pengetahuan pasti ada gunanya suatu saat (coba baca postingan saya berjudul “cuek boleh… tapi…”)

Kalau pertanyaanya fokus pada MENJADI COPYWRITER, itu pun ada dua kondisi:
1. copywriter yang bekerja dalam satu perusahaan/agency
2. copywriter mandiri/freelance
yang mana nih?

Kalau menilik faktor usia, agaknya sulit bagi om untuk kerja di suatu agency. Kenapa? Karena copywriter biasanya bekerja dalam tim, bersama-sama dengan art director dll. Biasanya mereka ber-brainstorming bersama, presentasi bersama, bekerja hingga larut malam bahkan sampai pagi. Shooting pun begitu, bisa ngga tidur 30 jam. Jadi, faktor usia pasti jadi pertimbangan di sini.

Kemungkinan paling besar adalah menjadi copywriter freelance, yang banyak dibutuhkan oleh agency-agency kecil. Pekerjaanya antara lain membuat company profile, web script, annual repot dll. yang KEBANYAKAN ADALAH DWI BAHASA. Jadi, kemampuan menulis dalam bahasa Inggris dengan baik juga perlu. Meskipun untuk hal ini bisa kita minta tolong penterjemah, namun translator yang memiliki basic copywriting akan lebih baik.

Begitulah jawaban saya kepada beliau.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: